bini.idaman_bjm
Contact information, map and directions, contact form, opening hours, services, ratings, photos, videos and announcements from bini.idaman_bjm, Health/Beauty, Banjarmasin.
Kalau dilihat sekilas, testimoni ini mungkin terdengar sederhana:
“Alhamdulillah, sembuh dari sakit tanpa minum obat.”
Tapi percaya deh…
Bisa jadi justru dari hal yang sederhana seperti inilah keajaiban-keajaiban besar mulai hadir. 🤍
Bukan karena nikmatnya besar atau kecil.
Tetapi karena kita mulai belajar menyadari:
“Siapa yang memberikan nikmat ini?”
Ketika sakit kemudian Allah beri kesembuhan, kita bersyukur.
Ketika usaha mulai ramai, kita bersyukur.
Ketika masalah yang terasa berat ternyata Allah beri jalan keluar, kita bersyukur.
Bahkan ketika hanya diberi kesempatan bangun pagi dalam keadaan sehat…
kita tetap bersyukur.
Karena orang yang pandai bersyukur tidak menunggu nikmat yang besar untuk merasa bahagia.
Ia belajar menemukan kebesaran Allah bahkan dalam nikmat yang terlihat sederhana.
Dan Allah sudah menjanjikan:
“Sesungguhnya jika kamu bersyukur, niscaya Aku akan menambah (nikmat) kepadamu.”
— QS. Ibrahim: 7
Maka mungkin pertanyaannya bukan lagi:
“Kapan Allah akan memberikan lebih banyak?”
Tapi…
“Sudahkah aku benar-benar mensyukuri apa yang sudah Allah berikan hari ini?” 🤲🏻
Karena terkadang, yang membuat nikmat bertambah bukan karena nikmat awalnya besar… tetapi karena hati kita mampu melihat kebesaran Sang Pemberi.
Masya Allah.
WOW KEREN! 🥹✨
“Seandainya bisa, aku ingin gratiskan semua orang untuk belajar ilmu Magnet Rezeki ini…”
Kalimat itu pernah terlintas di hati.
Karena kalau kita sudah merasakan manfaat dari sebuah ilmu, rasanya ingin semua orang bisa mendapatkannya tanpa terkendala biaya.
Tapi kemudian guru kami menyampaikan sebuah sudut pandang yang membuat saya berpikir:
“Karena ini pelajaran tentang rezeki, maka keputusan untuk ikut kelas berbayar pun bisa menjadi latihan keyakinan.”
Bukan sekadar soal mampu atau tidak mampu membayar.
Tapi belajar bertanya kepada diri sendiri:
Seberapa yakin aku bahwa Allah adalah Dzat Yang Maha Memberi Rezeki?
Belajar berinvestasi pada ilmu yang bermanfaat.
Belajar memberikan yang terbaik untuk sesuatu yang kita anggap bernilai.
Belajar keluar dari rasa takut kehilangan uang, sambil tetap bijak dan bertanggung jawab dalam mengambil keputusan.
Karena menjadi kaya bukan hanya tentang punya banyak uang.
Tapi juga tentang hati yang tidak selalu dikuasai rasa takut kekurangan.
Dan tentu, investasi terbaik pun tetap perlu dipertimbangkan dengan matang—sesuai kemampuan masing-masing.
Bukan karena kita membeli keberlimpahan.
Tetapi karena kita sedang belajar menjadi pribadi yang siap menerima, mengelola, dan memberikan keberlimpahan dengan cara yang baik. 🤍
Rezeki bukan hanya tentang apa yang kita terima.
Tapi juga tentang apa yang berani kita keluarkan untuk sesuatu yang bermanfaat.
Masya Allah…
ternyata belajar ilmu rezeki pun bisa menjadi latihan rezeki. 🤲🏻✨
✨ 2 jurus yang bisa kamu praktikkan pelan-pelan
Bukan untuk langsung mengubah semuanya dalam satu malam.
Tapi cukup mulai dari memahami, meyakini, lalu membiasakannya sedikit demi sedikit. 🤍
1. Yakini bahwa Allah SWT sudah menjamin rezeki kita. 🤲✨
Allah sudah menyampaikan bahwa tidak ada satu makhluk pun di bumi yang rezekinya tidak dijamin oleh-Nya.
📖 Q.S. Hud: 6
"Dan tidak ada suatu binatang melata pun di bumi melainkan Allah-lah yang memberi rezekinya, dan Dia mengetahui tempat berdiam binatang itu dan tempat penyimpanannya. Semuanya tertulis dalam Kitab yang nyata (Lauh Mahfuzh)."
Jadi, pelan-pelan belajar lepaskan rasa takut yang berlebihan terhadap rezeki.
Bukan berarti kita berhenti berusaha. Justru kita tetap berikhtiar, tetapi hati tidak lagi menggantungkan kepastian rezeki kepada usaha kita. 🌿
2. Hilangkan penghalang rezeki ketika ia datang dengan cara lazimkan taubat. 🕊️
Bisa jadi bukan rezekinya yang tidak ada.
Bisa jadi ada hal dalam diri kita yang perlu dibersihkan terlebih dahulu.
Allah mengajarkan kepada Nabi Nuh a.s. untuk mengajak kaumnya memohon ampun kepada Allah.
📖 Q.S. Nuh: 10–14
"Maka aku berkata (kepada mereka), 'Mohonlah ampun kepada Tuhanmu, sungguh, Dia Maha Pengampun, niscaya Dia akan menurunkan hujan yang lebat dari langit kepadamu, dan Dia memperbanyak harta dan anak-anakmu, dan mengadakan kebun-kebun untukmu dan mengadakan sungai-sungai untukmu. Mengapa kamu tidak takut akan kebesaran Allah? Padahal Dia sungguh telah menciptakan kamu dalam beberapa tingkatan (kejadian).'"
🌱 Maka salah satu latihan yang bisa kita mulai adalah membiasakan taubat.
Bukan hanya ketika sedang punya masalah.
Bukan hanya ketika sedang butuh uang.
Tapi menjadikan taubat sebagai kebiasaan untuk terus membersihkan diri dan kembali kepada Allah. 🤍
Pelan-pelan saja.
Yakini jaminan rezeki-Nya.
Lazimkan taubat untuk membersihkan penghalangnya.
Karena belajar tentang rezeki bukan hanya tentang bagaimana mendapatkan lebih banyak, tetapi juga tentang bagaimana mempersiapkan diri ketika rezeki itu datang. ✨
Outfit by house of Angie
Ada satu harapan yang ingin sekali aku wujudkan…
Semoga semakin banyak tenaga pengajar di sekolah yang mengenal dan mempelajari ilmu yang membantu mereka menata hati, memperbaiki diri, dan semakin yakin kepada pertolongan Allah. 🤍
Karena betapa indahnya jika para guru tidak terlalu larut dalam kekhawatiran tentang rezeki…
Bukan berarti hidup tanpa masalah.
Bukan berarti tidak perlu berikhtiar.
Tetapi hati lebih tenang karena tahu,
rezeki adalah urusan Allah.
Sehingga tenaga dan pikirannya bisa lebih banyak dicurahkan untuk amanah yang begitu mulia:
mendidik, membimbing, dan mencerdaskan anak bangsa.
Bayangkan kalau guru-guru kita mengajar dengan hati yang tenang, pikiran yang lapang, dan keyakinan yang kuat kepada Allah…
Mungkin bukan hanya murid yang bertumbuh.
Gurunya pun ikut naik level. 🌱
Semoga suatu hari ilmu ini bisa sampai ke lebih banyak sekolah.
Bukan untuk menjadikan semua orang sama,
tetapi agar semakin banyak orang belajar bagaimana menghadapi kehidupan dengan lebih dekat kepada Allah.
Untuk para guru yang sedang berjuang…
Semoga Allah cukupkan rezekinya, lapangkan hatinya, dan muliakan setiap lelahnya dalam mendidik generasi. 🤲🏻
26/09/2026
✨ Seminar hybrid magnet rezeki ini adalah salah satu perjalanan yang juga pernah aku lalui, dan juga pengalaman mentoring emak2 yang ada disekitar ku. 🤍
Aku menyadari bahwa bukan usaha ku yang kurang dan bukan ibadah ku yang kurang. 🙏 Tapi karena pondasi utama dalam hal rezeki belum benar2 di fahami. 🌱
Di dalam seminar hybrid magnet rezeki. Ada dua sesi. 🎓 Sesi pak Nasrullah di live streaming. 💻 Dan sesi offline bersama saya sendiri selalu perwakilan magnet rezeki di Banjarmasin. 🤝
Kalo teman2 disini mau memperbaiki mindset yang tepat perihal rezeki, atau konsultasi langsung sama aku. 💬 Silahkan komen "Mau". Atau klik link WA di bio... 🥰
Kan aku introvert, aku gak cocok di sini. Aku gak s**a. 😩
Kan aku ekstrovert, aku gak bisa diperlakukan kayak gini. 😤
Kan aslinya aku wanita karir, aku gak s**a ngurus rumah. 🥴
Aku kan menikah biar gak perlu kerja lagi, ngapa sekarang mesti aku yang jadi tulang punggung. 😮💨
Berasa sih gak enak nya, dulu aku juga pernah ngejalani aktivitas yang bukan “aku banget”.
Seorang sarjana yang keren, masa disuruh bawa bawang merah berkarung-karung di motor.
Aih… hehehe… 😂🧅
Sampai sekarang kadang masih aja ada yang mesti aku lakukan yang gak aku banget.
But guys…
Tadi malam aku di-invite webinar sama team support-nya salah satu perusahaan.
Ada satu statement yang kepikiran sampai sekarang:
“Seseorang yang paling besar gajinya adalah orang dengan skill khusus yang gak semua orang bisa.” 💡
Contohnya pejabat.
Kalau pejabat yang bener, wajar digaji tinggi karena memang kerjaannya gak semua orang bisa dan mampu untuk mensejahterakan masyarakatnya. 👏🏻
Gimana kalau gini…
Misal kita gak s**a ngerjain kerjaan rumah. Sulit dan berat.
Allah tahu itu berat buat kita. 🥺
Kalau kita jalani dengan ikhlas dan ridho…
maka Allah akan upah kita dengan upah yang besar. 🤲🏻✨
Bagi kita, umroh gak gampang.
Nabung udah lama, gak juga bisa berangkat.
Tau-tau ada yang berangkatin.
Gratis dan VIP p**a. 😭✨
Uang tabungan gak kepake.
Kira-kira…
worth it gak? 🤔
Upah dari Allah gara-gara kita bersedia menjalani apa yang sebenarnya “bukan aku banget”.
Hmm…
Jangan-jangan pekerjaan yang kita anggap remeh, justru sedang menjadi jalan Allah memberikan “gaji” yang gak pernah kita sangka-sangka. 🥹🤲🏻✨
“Setelah belajar ilmu Magnet Rezeki, rasanya nikmat sekali… hati lebih tenang dan plong.” 🥹🤍
Kadang yang kita cari dalam hidup bukan hanya rezeki yang bertambah.
Tapi juga hati yang lebih tenang saat menjalaninya.
Belajar memahami diri, memperbaiki hati, memperbaiki ucapan, belajar taubat, belajar husnuzan kepada Allah…
perlahan membuat kita melihat hidup dengan cara yang berbeda.
Dan ketika hati mulai terasa lebih ringan,
yang muncul bukan hanya rasa lega…
Tapi juga rasa syukur. 🤲🏻
Semoga rasa tenang yang dirasakan hari ini bukan hanya menjadi perasaan sesaat.
Semoga Allah jaga, Allah kuatkan, dan Allah istiqomahkan dalam kebaikan. 🌿
Karena perjalanan sebenarnya bukan selesai setelah kelas berakhir.
Justru setelah kelas… perjalanan untuk mempraktikkan dimulai.
Masya Allah.
Semoga istiqomah. 🤍
“Akhirnya saya lebih paham tata cara sholat taubat…” 🥹
Kadang kita sudah lama menjalankan ibadah,
tapi masih ada hal-hal sederhana yang ternyata belum benar-benar kita pahami.
Salah satunya tentang sholat taubat.
Di kelas Magnet Rezeki, peserta diajak untuk bukan hanya memahami konsep taubat, tetapi juga belajar bagaimana mengamalkannya dalam kehidupan sehari-hari.
Karena taubat bukan sekadar mengucapkan istighfar.
Ada kesadaran.
Ada penyesalan.
Ada keinginan untuk memperbaiki diri.
Dan ada langkah untuk kembali kepada Allah. 🤍
Masya Allah…
Semoga setelah memahami kembali tata cara sholat taubat, kita tidak hanya semakin tahu caranya, tetapi juga semakin sering kembali kepada-Nya.
Karena mungkin saja, jalan keluar yang selama ini kita cari ke mana-mana…
ternyata dimulai dari satu langkah sederhana:
Kembali kepada Allah. 🤲🏻
Beberapa hari ini fyp ku tentang Syahrini alias incess yang comeback yang mau aku soroti bukan soal karya terbaru nya. Tapi bagaimana seorang seperti Syahrini memiliki kehidupan rumah tangga yang diidamkan banyak inces2 di luaran sana termasuk saya. Knp tidak, suami kaya raya, mau berproses dalam kesholehan, keluarga yang support, anak yang menggemaskan, kehidupan layaknya princess kan ya...
Dan yang mau aku ambil pelajaran adalah bagaimana seorang Syahrini memutuskan untuk menjadi istri yang maksimal untuk suami.
Ada yang bilang gini. "Ah dia mah enak segala nya ada, ya bisa aja bersikap gitu".
Kalo semua wanita bernasib sama dengan inces rasanya itu di surga ya, bukan di dunia. Hehehe. Tapi yang bisa aku bilang ya, setiap perempuan sudah di janjikan surga di atas kepala nya masing2. Bukan cuma di akhirat tapi di dunia ini, sekarang ini. Surga nya Allah itu penuh variasi, Allah Maha Kaya akan skenario memuliakan hamba Nya.
Hanya saja.. banyak yang tidak menyadari, tidak merasakan, tidak mendapatkan akses ke surga itu. Bahkan tidak tau bahwa ada surga untuk mereka. Tahu saja tidak bagaimana mau ambil itu surga.
Bagaimana itu maksudnya. Jangan sederhanakan surga sebatas enak nya seperti Syahrini. Allah Maha Kaya., yakini dan percaya ini. Yakini juga bahwa Allah Maha Pengasih Maha Penyayang. Aku sebagai hamba Allah menyakini bahwa aku bisa di manjakan. Ketika Allah SWT sudah mencintai seseorang hamba maka Allah akan. Umumkan kepada seluruh penduduk langit dan bumi bahwa Allah SWT mencintai seseorang ini. Maka semuanya pun turut serta mencintai nya. Ini mungkin yang dimaksud alam semesta merestui.
Gimana agar Allah SWT cinta kita?. Ibadah, tentu, ikut cara Nabi Muhammad Saw? Tentu. Tapi ada satu yang jadi poin terbesar dalam percintaan ini, yaitu ridho dengan ketentuan Allah SWT yang ada pada diri kita saat ini.
Ah.... Gimana mau ridho, banyak gak enak nya ini....
Ok, but first, fokus pada cinta nya Allah SWT dulu. Anggaplah rasa tidak nyaman ini adalah proses di cabut nya semua duri2 yg menancap di tubuh kita. Seolah2 Allah SWT sedang mencabuti semua duri2 ini sambil berkata " aku bantu cabut dulu ya, nanti kalo sdh tercabut satu, asalkan kamu nurut dan tenang nanti aku kasih hadiah"
Dan guys asal tau aja, duri2 itu tadinya kita sendiri yang menancapkan nya, duri itulah dosa2 kita.
Jadi kalau mau surga, ah.. surga Syahrini emang cocok buat dia. Surga kita juga gak kalah hebat. Asalkan mau percaya dan meyakini bahwa Allah SWT juga sudah sediakan surga khusus untuk kita, bukan di hanya di akhirat tapi sekarang di dunia
Click here to claim your Sponsored Listing.
Category
Website
Address
Banjarmasin
Alerts
Be the first to know and let us send you an email when bini.idaman_bjm posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.