Pengingat Diri
konten kreator #Random #muhasabah#belajar#quetes#motivasi
Seumur hidup itu lama...
Pada akhirnya yang tetap menggandeng tanganmu hingga tua, bukan anak, bukan saudara, tapi pasanganmu sendiri.
Sudahkah hari ini kamu bilang terima kasih pada pasangan mu??
Apalagi yg harinya keluar bekerja
Seharian tanpa kabar?
Yg kadang ckup 3 menit tuk saling kabar, itu sdh ckup menenangkan.
Agus Yantini
Ar Agist Nade
Pernah nggak, kamu merasa rumah tangga sedang diuji begitu berat? ๐ฅบ๐ฅธ๐๐๐๐ญ๐ญ๐ฅ๐ ๐๐
Ternyata, bukan rumah tangga yang tanpa masalah yang paling kuatโฆ
Tapi mereka yang tetap bergandengan tangan meski berkali-kali diterpa badai. ๐ฅฐ๐ฅฐ
Kalau boleh jujurโฆ apa yang membuatmu tetap bertahan sampai hari ini? ๐(tulis dikoment ya))
Agus Yantini
Ar Agist Nade
Sebagai pengingat bagi suami istri bahwa konflik rumah tangga selalu ada hendaknya diselesaikan dengan sabar, musyawarah, doa, saling memaafkan, dan berpegang teguh pada ajaran Al-Qurโan
Agus Yantini
Ar Agist Nade
Suami dan istri harus sama-sama mau mengaji.
Sebab kalau hanya satu yang belajar agama, sementara yang lain tidakโฆ
yang satu bisa merasa berjuang ngos-ngosan sendirian.
Rumah tangga bukan tempat untuk saling menuntut kesempurnaan, tapi tempat untuk sama-sama belajar, saling mengingatkan, dan saling menggandeng menuju kebaikan. ๐ฟ
Menurutmu, lebih sulit mana: mengajak pasangan mengaji atau mengajak pasangan berubah?
Tulis pendapatmu di kolom komentar.
Ustd Fadhoil
By: Gh@-Gh@
Agus Yantini
Ar Agist Nade
๐ธ Pernikahan bukan hanya tentang cinta, tapi juga ibadah, kesabaran, dan saling menguatkan. โค๏ธ
Menurut kamu, apa faedah pernikahan yang paling terasa?
๐ A. Teman hidup
๐คฒ B. Ibadah
โค๏ธ C. Saling menguatkan
๐ท D. Semuanya
Tulis pilihanmu di komentar ๐
By Gh@-Gh@
Agus Yantini
Ar Agist Nade
Pengingat DIRI
Siap Menikah Itu Apa Sih?
Siap menikah itu bukan soal...
Sudah mapan atau belum,
Umur sudah kepala 3 atau 4,
Atau karena teman seangkatan sudah gendong anak dua.
Siap menikah itu adalah...
Siap belajar sabar, bukan hanya siap jatuh cinta.
Karena setelah akad, yang dibutuhkan bukan lagi kata-kata manis, tapi cara mengolah emosi saat kecewa.
Siap bertanggung jawab, bukan hanya siap resepsi.
Laki-laki siap memimpin, perempuan siap mendampingi. Bukan saling menuntut, tapi saling menuntun ke surga.
Siap menerima kekurangan, bukan hanya kelebihan.
Siap melihat pasangan bukan hanya saat wangi dan cantik/ganteng, tapi juga saat sakit, lelah, dan tidak berdaya.
Siap berkomunikasi, bukan saling diam.
Kalau ada masalah, diselesaikan, bukan di-story-kan.
Jadi, sudah siapkah kita?
Atau hanya ingin terlihat siap di depan manusia, tapi belum siap di hadapan Allah?
Semoga yang sedang menunggu, dipertemukan dengan yang siapnya karena Allah, bukan karena terpaksa.
By: Gh@-Gh@๐ค
Agus Yantini
Ar Agist Nade
07/04/2026
๐๐๐ฃ๐๐๐ฃ๐๐๐ฉ ๐๐๐ง๐
@๐ฅ๐๐ฃ๐๐๐ ๐ช๐ฉ
@๐๐๐ช๐จ๐ฎ๐๐ฃ๐ฉ๐๐ฃ๐
@๐จ๐๐ข๐ช๐๐ค๐ง๐๐ฃ๐
Click here to claim your Sponsored Listing.
Category
Website
Address
Tanggamus
Bandar
35378
Alerts
Be the first to know and let us send you an email when Pengingat Diri posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.